Sistem Pendidikan Di Jerman
Makalah
Budaya Jerman
Samsul
Kamarudin (14020094010)
2014
A
S1
Pendidikan Bahasa Jerman
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas
segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kami sehingga
dapat menyelesaikan makalah Budaya Jerman ini yang berjudul Sistem
Pendidikan Di Jerman.
Kami menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat
bantuan dan tuntunan Allah SWT dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.
Untuk itu dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang membantu pembuatan makalah ini. Dalam proses penulisan makalah ini masih
dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya.
Kritik dan
saran sangat kami butuhkan dari pembaca guna menyempurnakan makalah ini.
Surabaya, 1 Januari 2016
Penulis
DAFTAR
ISI
Halaman
Judul ………………………………………………………………………… 1
Kata
Pengantar ………………………………………………………………………… 2
Daftar
Isi……………………………………………………………………………...…3
BAB
I : PENDAHULUAN …………………………………………………………..…4
A. Latar
Belakang …………………………………………………..….4
B. Rumusan
Masalah ……………………………………………..……5
C. Tujuan
……………………………………………………………….5
BAB
II : PEMBAHASAN ……………………………………………………..……….6
1. Sistem
Pendidikan di Jerman……………………………. . . . . .. ..
6
2.
Kinderkrippe atau penitipan anak kurang dari 2
tahun.. ... ... ... ...
3.
Kindergarten atau taman kanak-kanak. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
4.
Grundschule atau sekolah dasar. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
5.
Sekolah lanjutan ada tiga jenis:
Hauptschule, Realschule dan Gymnasium . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
6.
Universitas di Jerman. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB
III : PENUTUP ………………………………………………………………...23
Kesimpulan …………………………………………………………..23
DAFTAR
PUSTAKA ………………………………………………………………..24
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Negara Jerman adalah sebuah
negara yang berada tepat di jantung benua Eropa yakni Eropa Tengah.
Secara astronomis wilayah Jerman terletak diantara 47 oLU – 55o LU dan 6o BT – 15o BT. Luas
keseluruhan negara Republik Federal Jerman sekitar 357.021 km2 dengan panjang
daerah perbatasan sekitar 3.758 km dan panjang pantai 2.389 km. Terdiri dari
luas daratan 349.223 km² (134,836 mil²) dan luas lautan 7.798 km²
(3,011 mil²). Hal itu menjadikan Jerman sebagai negara terluas ke-7 di
Eropa dan ke-62 di dunia. Terbentang antara Laut Utara dan Laut Baltik di utara
dan Pegunungan Alpen di selatan. Tiga di antara sungai terbesar di Eropa yakni
: Rhein, Donau dan Elbe beralir melalui Jerman..
Jerman adalah negara industri dan berdaya ekonomi paling
kuat di Eropa dan dunia. sektor ilmu pengetahuannya senantiasa melahirkan
inovasi. Pada waktu yang sama industri kekreatifan dan kehidupan budaya
berkembang dengan subur di Jerman. Dengan 82 juta warga, Jerman merupakan
negara anggota Uni Eropa yang paling padat penduduk. Jerman juga memegang peran
sangat penting dalam segala bidang di Eropa baik dalam hal perekonomian,
politik, pertahanan Benua maupun dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak dulu,
negeri Jerman terkenal
unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan iptek tersebut
pastinya tidak lepas dari sistem pendidikan yang bagus. Beragam jenjang sekolah dan pelatihan dapat diakses
oleh seluruh penduduk, lengkap dengan kurikulum dan tenaga pengajar
berkualitas. Ratusan universitas dan sekolah tinggi di Jerman pun jadi incaran mahasiswa dari seluruh
dunia karena mutunya. Dan gelar dari
institusi pendidikan di Jerman umumnya
diakui secara internasional.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan Latar Belakang diatas
maka Rumusan Masalah yang akan di bahas adalah :
1.
Sistem pendidikan
di negara Jerman
C.
Tujuan
1.
Untuk mengatauhi sistem pemerintahan di negara Jerman
2.
Sebagai acaun untuk negara kita
3.
Mengtahui kelebihan-kelebihan sistem pendidikan di Jerman
BAB II
PEMBAHASAN
Sistem pendidikan di Jerman Di Jerman,
Di Jerman semua anak
berusia 6 tahun ke atas wajib mengikuti pendidikan sampai tingkat menengah. Di
setiap area terdapat sekolah-sekolah negeri yang dikelola oleh pemerintah. Sekolah-sekolah
tersebut punya standar yang tinggi dan 100% gratis.Ssistem pendidikan di Jerman berbeda dengan di
Indonesia. Pendidikan dimulai dari :
1. Kinderkrippe atau penitipan anak
kurang dari 2 tahun
2. Kindergarten atau taman
kanak-kanak
3. Grundschule atau sekolah dasar
4. Sekolah lanjutan ada tiga
jenis: Hauptschule, Realschule dan Gymnasium
5. Universitas: Diplome (S1-
S2) dan Doktoran (S3). Tapi sekarang di buka juga program khusus S2.
1.
Kinderkrippe
Anak-anak
yang kedua orang tuanya bekerja dapat menitipkan anaknya di Kinderkrippe.
Anak-anak di Kinderkrippe berusia dibawah 3 tahun. Usia minimal
berapa bulan yang dapat dititipkan di kinderkrippe belum tahu.
Terkadang
melihat anak-anak kecil ini di taman bermain di depan apartemen. Saat
pergi mereka ditarik dengan semacam gerobak. Ada beberapa pengasuh yang
menemani mereka. Dari sekitar 10 anak biasanya didampingi oleh 3 orang
pengasuh.
Kinderkrippe
tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Orang tua membayar sendiri
biaya pengasuhan.
2.
Kindergarten atau TK
Taman
kanak-kanak dimulai dari usia anak 3 hingga 6 tahun. Tidak ada pelajaran
di TK ini, seperti membaca atau menulis. Anak-anak di kindergarten
melakukan kegiatan seperti: bermain di spielplatz (ayunan, naik sepeda, main
pasir, seluncuran, dll), mewarnai, menggambar, membuat prakarya atau basteln,
berenang, olah-raga, belanja, membuat kue bersama dll.
Di beberapa
negara bagian, TK mendapatkan subsidi dari pemerintah. TK tersebut
gratis. Tapi tidak semua negara bagian, seperti negara bagian
Nidersachsen dimana kota Goettingen berada. Orang tua harus membayar
penuh biaya TK.
Anak-anak
bisa sekolah di TK full day atau setengah hari. TK full day mulai dari
jam 8 hingga jam 4 sore. TK setengah hari, kelas pagi dari jam 8 - 1
siang atau kelas sore dari jam 1 - 5 sore.
3.
Grundschule atau SD
SD di Jerman
hanya sampai kelas 4. Yang bisa bersekolah di SD hanya anak-anak yang
sudah berumur di atas 6 tahun. Jika saat ajaran baru, umur anak baru 5
tahun 10 bulan, tidak diperkenankan untuk melanjutkan ke SD. Anak
tersebut tetap di TK atau masuk ke Schulkindergarten atau kelas khusus sebelum
masuk ke SD.
Biaya SD di
Jerman gratis. Walaupun gratis, kualitas pendidikannya sangat bagus.
Orang tua hanya dibebankan biaya membeli buku dan alat tulis. Buku
pelajaran disediakan oleh sekolah. Tapi jika buku tersebut rusak atau
terkena air misalnya, maka orang tua baru dikenakan biaya ganti.
Anak pertama
sempat bersekolah di Grundschule kelas 4. Dia bersekolah di Brudergrim
Schule Goettingen. Di sekolah tersebut disediakan kelas khusus bahasa.
Selama satu tahun sekolah di kelas, hanya belajar bahasa Jerman, renang
dan mate-matika kelas 4. Beruntung dia bisa lulus SD dan sekarang
bersekolah di sekolah lanjutan Otto Hahn Gymnasium kelas 6.
Kelulusan SD
ke sekolah lanjutan tidak ada ujian khusus semacam UN. Anak-anak hanya
mengikuti ujian semester. Jika nilai bagus bisa melanjutkan ke Gymnasium.
Kalau nilai sedang bersekolah di Realschule atau Hauptschule.
Orang tua
tidak bisa memilih tempat SD. Anak harus bersekolah di SD yang terdekat
dengan rumah. Diharapkan anak-anak bersekolah dengan berjalan kaki atau
naik sepeda. Barangkali hal ini untuk alasan keamanan.
Buku dan
alat tulis untuk SD sudah ditentukan jenis dan mereknya. Seperti pinsil
warna yang digunakan di sekolah adalah merk Staedler sedangkan bolpen, pinsil
dan penghapus yang digunakan merk Pelikan. Memang merk tersebut bagus dan
nyaman digunakan.
Semua alat
tulis dan pinsil warna yang diwajibkan oleh sekolah berbentuk segitiga.
Bentuk segitiga memudahkan anak untuk memegang alat tulis.
Anak-anak harus menulis huruf dengan tulisan tegak bersambung. Cara
memegang alat tulis dan pinsil warna pun sudah ditentukan disekolah. Cara
tersebut kata anak membuat tidak capek walaupun harus menulis banyak.
Sampai cara
menuliskan angka pun diajarkan cara menulis dan bentuknya. Tulisan angka
mereka agak berbeda dengan kita terutama angka 1 dan 8. Angka 1 terlihat
seperti hurus A tapi tanpa penghubung. Sedangkan angka 8 mereka seperti
dua nol ditumpuk atas dan bawah.
Renang adalah pelajaran wajib di SD. Sedangkan di sekolah lanjutan seperti Gymnasium renang hanya pelajaran pilihan. Anak pertama saya mengikuti kelas ranang dari kelas 4 hingga kelas 6. Lokasi kolam renang agak juah dari sekolah yaitu di Badeparadise. Anak-anak ke kolam renang disediakan bus khusus (Fahrdienst) atau bus kota yang dialih fungsikan untuk mengantar anak-anak berenang. Baik biaya masuk kolam renang atau biaya bus semua gratis. Kolam renang Badeparadise sangat bagus. Orang umum dikenakan biaya sepadan dengan fasilitas yang disediakan. Kolam renang yang nyaman karena dilengkapi air hangat. Yang menarik dari cara guru mengajar renang. Guru tidak ikut terjun ke kolam tapi cukup berteriak-teriak di pinggir kolam memberikan instruksi.
4. Sekolah Lanjutan
Ada tiga jenis sekolah lanjutan setelah lulus SD.
a. Hauptschule dikhususnya untuk anak-anak bermasalah, anak berkebutuhan khusus atau agak kurang menerima pelajaran.
b. Realschule semacam sekolah kejuruan. Setelah lulus Realschule anak melanjutan ke berufbildung yang diinginkan dan bekerja. Berufbildung adalah sekolah khusus suatu pekerjaan. Anak di Realschule tidak dipersiapkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
c. Gymnasium, sekolah bagi anak-anak yang nantinya akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Anak bersekolah hingga kelas 12 kemudian melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Biaya pendidikan di Sekolah lanjutan ini juga gratis. Tidak hanya itu, biaya bus juga gratis. Padahal biaya naik bus tergolong mahal. Biasanya kemana-mana naik sepeda. Sehat dan gratis. Ada jalan khusus buat pesepeda dan pengendara mobil sangat ramah. Mobil selalu mendahulukan orang pejalan kaki atau pesepeda.
Seperti halnya di SD, saat masuk sekolah buku dan alat tulis sudah ditentukan macam dan merknya. Buku dan alat tulis ini diharus dibeli sendiri. Untuk buku paket disediakan dari sekolah.
Mengamati anak yang duduk di kelas 5 dan 6 Gymnasium. Setiap materi pelajaran disediakan modul. Modul ini dikopi dan dibagikan ke siswa. Anak tidak dipungut biaya kopi modul. Ada tugas-tugas yang harus dikerjakan siswa dari modul tersebut. Modul kemudian dibendel per mata pelajaran. Sistem belajar sudah seperti masa saya kuliah. Seperti pelajaran IPA, anak melakukan percobaan di lab kemudian membuat laporan di kertas khusus. Saat membantu anak belajar, cukup membaca kembali satu bundel modul. Modul tersebut diperiksan dan dinilai guru. Penilaian meliputi: kerapian, tugas yang dikerjakan, pemahaman anak terhadap materi pelajaran.
Mata pelajaran anak di kelas 6 Gymnasium, antara lain: IPA, mate-matika, geografi, sejarah, agama, kesenian, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Inggris. Anak mengikuti 3 macam pelajaran bahasa Jerman. 2 memang pelajaran di kelas dan 1 mata pelajaran semacam ekskul setelah sekolah usai. Wali kelas yang menyarankan anak mengambil mata pelajaran bahasa Jerman tambahan agar lebih lancar dan menguasai.
Sekolah dimulai jam 7.45 hingga jam 1 siang. Ada dua kali istirahat. Usai sekolah biasanya anak-anak tidak pulang karena ikut kegiatan ekstra kulikuler. Istirahan makan siang 30 menit, kemudian ekstrakulikuler hingga jam 3 sore. Kegiatan ekskul yang pernah diikuti anak antara lain: berenang, panjat tebing, teater, bahasa jerman. Semester ini dia hanya ikut ekskul berenang, teater dan bahasa jerman. Jika tidak ada ekskul terkadang dia ikut kelas bantuan mengerjakan PR atau pulang mengerjakan PR di rumah. Kelas bantuan tersebut diasuh oleh kakak-kakak kelasnya.
Sekolah di TK dan SD sangat menyenangkan dan mudah. Anak kelas 1 SD hanya belajar menulis huruf A, B, C dst. Anak belum bisa membaca tidak masalah. Mulai menginjak Gymnasium atau kelas 5 mulai pendidikan yang sesungguhnya. Anak di ajarkan untuk kritis, meneliti, kreatif, mengerjakan PR dan tugas-tugas lain, dll. Jika anak dinilai tidak bisa mengikuti pelajaran di Gymnasium tetap naik kelas hanya saja sekolahnya dipindahkan ke Realschule yang tingkat kesulitan pendidikan lebih mudah. Anak-anak yang tadinya di Realschule pun dapat berpindah ke Gymnasium jika mampu menunjukkan prestasi dengan baik.
Menarik dari pelajaran agama. Pelajaran agama di kelas 4 dan 5 anak, tidak hanya mempelajari agama Kristen, tapi juga agama Islam dan Yahudi. Dasar-dasar ajaran ketiga agama tersebut diajarkan di kelas. Anak-anak juga diajak mengunjungi tempat ibadah, katedral atau gereja Katolik, gereja Evangelis atau gereja protestan, masjid dan sinagong atau tempat beribadah orang Yahudi. Tujuannya agar setelah anak berusia 18 tahun sudah bisa memilih agama yang sesuai dengan hatinya.
Menarik dari sistem gratisnya biaya pendidikan di Jerman. Ternyata untuk membiayai pendidikan, bus sekolah, santunan per bulan bagi orang tidak mampu, santunan perbulan untuk anak (kinder geld) diperoleh dari pajak. Pajak penghasilan di Jerman sangat tinggi. Boleh dibilang dari 100 % gaji, 50%nya untuk pajak. Uang pajak tersebutlah untuk pendidikan, bus sekolah dan lain-lain.
Orang miskin di Jerman perbulan mendapatkan santunan 500 euro dari pemerintah. Kinder geld atau uang bantuan untuk anak-anak Jerman atau keturunan atau warga negara lain yang orang tuanya bekerja di Jerman dan membayar pajak ke pemerintah Jerman. Kinder geld ini sebesar 200 euro.
Jika dibandingkan, di Indonesia gaji orang tua habis banyak untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Apalagi yang bersekolah di sekolah pavoroit. Di Jerman, gaji habis banyak untuk membayar pajak tapi tidak mengeluarkan uang lagi untuk sekolah anak.
4.
Universitas.
Beberapa universitas ternama di dunia ditemukan di
Jerman, seperti Universitas Heidelberg (Ruprecht-Karls-Universitat Heidelberg,
didirikan pada tahun 1386), Universitas Freiburg (didirikan pada 1457), Munich Technical
University (Technische Universitat München), dan Max Planck untuk Antropologi
Evolusi di Leipzig. Mayoritas universitas Jerman 's bersifat publik dan saat
ini memungut biaya kuliah sekitar € 60 atau $ 80 dolar AS per semester.
Pengajaran ditekankan universitas di Jerman selama
penelitian, dengan penelitian menjadi fokus lembaga independen dikenal dengan
pendekatan tradisional mereka untuk ilmu-ilmu sosial. Bagi siswa yang ingin
mengejar gelar di bidang psikologi, antropologi, filsafat atau sosiologi,
penerimaan ke salah satu universitas riset sangat kompetitif dan diarahkan
mahasiswa yang telah menunjukkan bakat dan kecemerlangan yang luar biasa
terhadap bidang tertentu.
Tipe lain dari universitas populer dengan siswa
internasional adalah Fachhochschule (FH), Universitas Sains Terapan.
Program yang ditawarkan di Fachhochschule dirancang untuk mempersiapkan siswa
untuk bekerja dalam profesi tertentu yang tidak berorientasi akademis, seperti
informasi teknologi, keperawatan dan bisnis. Negara Jerman dan pemerintah
federal juga menjaga beberapa FHS yang melatih siswa yang ingin karir dalam
pelayanan sipil. Siswa tidak bisa mendapatkan gelar doktor di Fachhochschule.
Perguruan tinggi seni, film dan musik menyediakan
program kreatif bagi siswa yang ingin karir dalam seni rupa, desain fashion,
seni grafis dan musik. Selama berabad-abad, Jerman telah membuat kontribusi
luar biasa bagi dunia seni rupa, sastra dan musik dengan menghasilkan penulis
brilian seperti, seniman dan komposer sebagai Mozart, Brahms, Hesse, Max Ernst
dan Nietzsche dan terus menjadi kekuatan yang kuat di dunia seni rupa,
pembuatan film dan fashion.
Menghadiri Universitas Jerman
Semua siswa yang ingin menghadiri sebuah
universitas di Jerman akan perlu memberikan salinan Abitur mereka,
sebuah dokumen juga digunakan di Estonia dan Finlandia untuk menunjuk berhasil
menyelesaikan ujian akhir yang diberikan di tahun terakhir mereka pendidikan
menengah. Sementara warga Jerman yang tidak memiliki Abitur dapat mengikuti tes
lain yang disebut Begabtenprüfung (secara harfiah tes bakat) untuk
menghadiri sebuah universitas, mahasiswa internasional, dalam banyak kasus,
akan perlu untuk menunjukkan ACT atau SAT skor minimal 28 dan 1300,
masing-masing, untuk memenuhi syarat untuk masuk. Ijazah SMA yang sama dengan
yang diperoleh di Amerika Serikat tidak dianggap setara dengan Abitur dan
umumnya tidak akan mempromosikan siswa 's kesempatan masuk ke sebuah perguruan
tinggi atau universitas Jerman.
Beberapa universitas dan beasiswa perguruan tinggi
penghargaan kepada siswa untuk membayar buku dan biaya hidup.Namun hukum yang
disebut Bundesausbildungsförderungsgesetz memastikan bahwa mahasiswa
ekonomi kurang mampu menerima hingga 650 euro ($ 860 USdollars) setiap bulan
untuk empat atau lima tahun yang diperlukan untuk mendapatkan gelar sarjana 's.
Biasanya, setengah dari jumlah ini perlu dibayarkan kepada pemerintah sebagai
pinjaman bebas bunga.
Umumnya, bahasa pengantar adalah Jerman, sehingga
siswa yang ingin menghadiri sebuah universitas Jerman harus memiliki
pengetahuan yang memadai dari bahasa Jerman.
Visa Jerman untuk Siswa Internasional
Untuk tetap pendek hingga tiga bulan (mahasiswa
yang mengambil kursus musim panas, misalnya), seorang Schengen Visa-diperlukan
untuk tetap berada di negara itu. Siswa harus menyadari bahwa mereka harus
meninggalkan Jerman pada akhir tiga bulan jika mereka memilih untuk mendapatkan
Schengen Visa-dan harus merencanakan sesuai sebelum mendaftar untuk jenis visa.
Visa Nasional diperlukan jika Anda berencana untuk
tinggal lebih lama dari tiga bulan. Siswa harus menjelaskan mengapa mereka
membutuhkan visa Nasional dan negara pada formulir apakah mereka sedang
menyelesaikan gelar doktor atau mendaftar di program penuh. Selain itu,
dokumen-dokumen berikut akan diperlukan sebelum siswa dapat mengajukan
permohonan visa: surat penerimaan, kartu asuransi kesehatan, bukti hasil
pemeriksaan pra-pendaftaran dan bukti bahwa Anda tahu bagaimana berbicara dan
membaca bahasa Jerman atau bahwa Anda berencana untuk mengambil Jerman kursus
bahasa sebagai bagian dari kurikulum Anda.
Mengapa Studi di Jerman?
Jerman telah ditunjuk oleh beberapa kelompok
pendidikan internasional sebagai salah satu negara yang paling mendukung untuk
siswa yang ingin memperoleh gelar di negara lain selain mereka
sendiri.Melengkapi pengakuan ini adalah kenyataan bahwa kuliah dibebankan oleh
banyak universitas Jerman minimal ke none, lanjut membuat belajar di Jerman
menjadi prospek yang menarik dan menarik bagi siswa yang ingin bersekolah di
negara yang berbeda dari mereka sendiri.
Adapun beberapa universitas terkenal di Jerman :
Dalam bahasa
inggris, Freie Universität Berlin disebut juga Free University of Berlin. Freie
Universität Berlin ini merupakan universitas terbesar dari empat universitas
yang ada di kota Berlin. Universitas ini cenderung terfokus pada ilmu – ilmu
sosial dan humaniora, serta ilmu kesehatan dan ilmu alam. Freie Universität
Berlin juga dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik di seluruh Jerman,
peringkat 6 di wilayah Eropa serta peringkat ke 27 di dunia.
Universitas
ini memiliki sebutan akrab LMU München. Para ilmuwan seperti Konrad Adenauer,
Theodor Heuss dan Gustav Heinemann adalah contoh alumnus universitas ini.
Sebelum digeser oleh Freie Universität Berlin, LMU München adalah universitas
terbaik di Jerman pada tahun 2011. LMU München terkenal dengan jurusan hukum,
akutansi, pengetahuan alam, ekonomi dan informatika.
Ruprecht
Karls Universität Heidelberg atau Universitas Rurprecht Karl Heidelberg adalah
universitas yang terletak di Heidelberg, Jerman. Universitas ini merupakan
universitas tertua di Jerman. Didirikan tahun 1386, Ruprecht Karls Universität
Heidelberg pada awalnya terdiri dari empat fakultas saja, yaitu teologi, hukum,
kedokteran dan filsafat. Pada tahun 1969, fakultas Ruprecht Karls Universität
Heidelberg bertambah menjadi 16 fakultas. Bangunan dengan arsitektur bangunan
tua Eropa menjadi hal yang sangat unik dari universitas terbaik ini.
Rheinisch-Westfaelische
Technische Hochschule Aachen atau RTWH Aachen adalah universitas terbaik di
Jerman dari disipilin ilmu teknik. Universitas ini juga mampu menjadi
universitas elit di Jerman, dengan integritas dan interdisipliner yang terbaik
di seluruh dunia. Selain itu, universitas ini juga menyediakan ilmu – ilmu
dengan posisi terbaik antara lain informatika, teknik elektro, ilmu pengetahuan
alam, teknik mesin dan ilmu ekonomi. Mantan presiden Indonesia, BJ. Habibie
adalah salah satu alumni dari universitas ini. Hasilnya? Beliau berhasil
membuatkan pesawat untuk negara kita tercinta. Keren, ya!
Technische
Universität München atau akrab dikenal dengan TU München adalah
universitas riset yang terletak di Munich, Garching dan Freising-Weihenstephan,
Jerman. Di universitas ini, mahasiswa dan professor tidak hanya meneliti,
tetapi juga memberikan informasi dan konsultasi kepada perusahaan – perusahaan
yang membutuhkan jasa teknik. TU München menempati posisi kedua di bidang
Informatika Ekonomi, Teknik Elektro, Ilmu Alam, Teknik Mesin dan Akuntansi.
Universitas ini sangat erat kaitannya dengan para peneliti –peneliti teknik
internasional.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat
disimpulkan bahwa Jerman adalah negara pengetahuan
dan teknologi. Kemajuan iptek tersebut pastinya tidak lepas dari
sistem pendidikan yang bagus. Beragam
jenjang sekolah dan pelatihan dapat diakses oleh seluruh penduduk, lengkap
dengan kurikulum dan tenaga pengajar berkualitas. Ratusan universitas dan
sekolah tinggi di Jerman pun jadi
incaran mahasiswa dari seluruh dunia karena mutunya. Dan gelar dari institusi pendidikan di Jerman umumnya
diakui secara internasional.nya bersih. Kita seharusnya bisa meniru sikap positif orang Jerman, walaupun tidak sama
persis seperti mereka. Membuat negara kita maju di bidang Pendidikan dan
tehnologi.
DAFTAR PUSTAKA






Tidak ada komentar:
Posting Komentar